WELCOME TO MY HOME ^^

Senin, 09 Mei 2011

potret buruk aparat di Indonesia

hari ini aku melihat secuil dari buruknya wajah aparat pemerintah di Indonesia. aku menyaksikannya ketika aku pulang dari rumah nenek di kawasan bekasi menuju ke terminal p*** g****g. pada saat itu aku melihat beberapa aparat pengatur lalu lintas di terminal tersebut, meminta uang kepada supir yang lewat disana. sungguh pemandangan yang sangat memprihatinkan. padahal ketika itu. suasana di sana sangat semrawut. bus-bus yang ingin keluar dari terminal tidak diatur dengan rapi. para supir pada semaunya menjalankan busnya. salip sana, serobot sini.. heuu benar-benar semrawut banget. ditambah lagi dengan cuaca yang saat itu sangat panas. benar-benar seperti bukan terminal, melainkan seperti pasar. dan yang membuatku ga habis pikir adalah di tengah kesemrawutan itu, para aparatur lalu lintas yang lumayan banyak disana malah membiarkan kejadian itu dan malah sibuk sendiri dengan pekerjaan 'baru' mereka yaitu memungut pungli-pungli dari para supir bahkan tak sedikit yang memintanya dengan cara paksa. mereka tidak malu dengan kelakuan mereka. seolah perbuatan tersebut adalah perbuatan legal. para supir yang 'dipalak', hanya bisa pasrah dan memberi uang yang diminta oleh aparat-aparat tersebut. mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

saya pun setuju dengan celotehan pak supir bus yang saya naiki. ketika suasana sudah mulai panas, sang supir pun berceloteh "Indonesia.. Indonesia.. lagi macet gini bukannya diatur, malah mentingin duit.. Hah! dasar Indonesia.. lagi2 duit"

kemudian, karena ga sabaran, si supir akhirnya memilih untuk melewati jalur busway yang kebetulan sedang sepi. ketika si supir memutar setir ke arah kiri untuk memasuki jalur busway, tiba-tiba si supir ditiup peluit oleh salah satu aparat pengatur lalu lintas. awalnya aparat tersebut melarang bus yang saya tumpangi melewati jalur busway, tapi lagi-lagi mental korup aparat tersebut muncul. lagi, ia meminta uang kepada kernet bus dan kemudian diperbolehkan melewati jalur busway. sungguh benar-benar memprihatinkan. korupsi sudah merasuki perilaku para aparatur negara. tidak hanya aparat yang berada di level atas, tapi korupsi telah menjangkiti dengan akut para aparatur tingkat bawah.

melihat kejadian-kejadian yang saya saksikan tadi, saya hanya bisa menghela napas panjang bahkan panjang sekali. entah sampai kapan akan terjadi seperti ini. semoga nanti, aku tidak menjadi bagian dari mereka yang berperilaku 'menyimpang' seperti itu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar